post

OBITUARI: Kusuma Diwyanto, Profesor Riset dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak)

Almarhum Prof.Riset Kusumo Dwiyanto aslinya adalah seorang peneliti yg handal dibidang peternakan. Dalam perjalanan karier beliau pernah jadi Ka Balitnak dan Ka Puslitbangnak. Beberapa kali dia dipercaya sebagai Plh.Badan Litbang. Dalam puncak karir strukturalnya beliau pernah menjabat Direktur Perbibitan Ditjen Peternakan saat thn 2003 walau hanya singkat saja.
Sifatnya yg kukuh dan tegas tapi dilandasi pemikiran ilmiah menyebabkan dia dianggap sebagai narasumber sampai akhir hayatnya. Ini ditunjukkan dirinya walau selang-selang nafas pengobatan di atas kursi roda dan dalam keadaan sakit, almarhum memaksakan diri berorasi pd sidang purna bakti seorang Guru Besar Riset di Indonesia.
Walau tidak diliput oleh mass media utama, kejadian langka ini mungkin baru pertama terjadi di Indonesia atau paling tidak di dunia peternakan dan keswan. Sosok ilmuwan sejati dia tampilkan sampai akhir hayat.
Saya beberapa kali sempat bersama almarhum sama-sama menjadi narasumber pada program swasembada daging sapi tahun 2005-2013. Kesan saya, almarhum adalah seorang yang selalu mencari landasan ilmiah dan data yg  akurat dalam pemikirannya. Maklumlah dia peneliti yg sempat jadi birokrat. Bagi anak buahnya, teman kerja, atau atasannya wafatnya beliau seolah kehilangan tokoh panutan yg punya integritas tinggi.
Penelitian peternakan kehilangan putra terbaiknya. Tidak ada lagi seorang Kusumo menulis hasil penelitian yang terserak diberbagai media. Dia telah menjelma menjadi _kusuma penelitian_ yang abadi disisi-Nya. Innalillahi wainnalilahi rojiun.
Sumber tulisan: chairul arifin, melalui group w.a.
catatan:
Kusuma Diwyanto (64 th) meninggal dunia pada jum’at 28 oktober 2016 pukul 23.26 WIB.
Jenazah disemayamkan di rumah duka :
Komp. BPT D6/42
Jl. Raya Pajajaran  Bogor
Dimakamkan pada Sabtu 29 oktober 2016
Di TPU Sleman, Yogyakarta

Seminar ISPI | Manajemen Sistem Rantai Dingin Produk Daging Unggas

Seminar ISPI | Manajemen Sistem Rantai Dingin Produk Daging Unggas
Kamis, 29 Sept 2016 | 08.45 – 16.00, 
Lantai 6 Pusat Niaga, JIEXPO, Kemayoran, Jakarta
Pokok-pokok Bahasan Seminar
– Regulasi Pemerintah dalam Mengiringi Pembangunan Peternakan Indonesia
– Manajemen Pemasaran Produk Unggas dengan Rantai Dingin
– Kebutuhan Sistem Rantai Dingin dalam penyediaan Daging Ayam yang Aman, Halal, dan     Higienis 
– Prinsip-Prinsip Pembangunan Cold Storage pada RPHU dan TP
– Kesiapan RPHU dan TPA  dalam Mendukung Sistem Rantai Dingin Produk Daging Ayam     di DKI Jakarta
– Penerapan  Sistem Rantai Dingin Produk Unggas  di Pasar Retail Modern, dan
Persyaratannya
– Kesiapan Peternak dalam Menyuplai Ayam yang Memenuhi Persyaratan untuk Diproses
Lebih Lanjut di RPA dan TPA
Para Pembicara*
• Dirjen Peternakan & KH Bapak Riwantoro
• Direktur P2HP, Ditjen  Peternakan & KH, Kementan RI Ibu Fini Murfiani 
• ARPHUIN (Asosiasi Rumah Potong Unggas Indonesia) Bapak Ahmad Dawami
• Penyedia peralatan RPHU atau sistem pergudangan/logistik produk daging dan olahannya
• Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan, Pemprov DKI Bapak Darjamuni
• Pelaku industri daging unggas; NAMPA Bapak Ishana Mahisa
• Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Bapak Herry Dermawan
*Dalam konfirmasi

Siapa yang perlu hadir
Profesional di Industri pangan, produk pangan segar dan olahan, produk olahan daging unggas – Senior Management, Directors, Production, Quality Department, Marketing Department-,  Departemen & Pemerintah, Asosiasi, Akademisi, peternak, dan Stakeholder Industry Pangan dan Peternakan 

Tiket Seminar 

Tiket Seminar 
Rp 500.000/orang atau
(Gratis bagi pengurus Cabang ISPI, 
maksimal 2 peserta per cabang)
 
Note:
Pendaftaran sebaiknya sebelum 25 September 2016
Pendaftaran setelah tanggal tersebut silakan konfirmasi ke panitia
 
Kontak Kami / Pendaftaran : 
Aulia (081325724292), And4ng (HP 0816I8528O5)
post

Ichwan Adji Terpilih Jadi Ketua ISPI Lampung Periode 2016-2020

Ichwan Adji Wibowo terpilih menjadi ketua Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Cabang Lampung 2016-2020 dalam musyawarah daerah VIII ISPI Cabang Lampung di Aula Fakultas Pertanian Unila, Jumat (5/8/2016). PNS Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan Bandar Lampung, memastikan siap mengemban jabatan dalam memajukan peternakan Sai Bumi Ruwa Jurai.
 
“ISPI sebagai rumah besar yang menggembirakan dalam kebersamaan. Sekaligus memberi manfaat dalam kiprah dan pengabdian,” ucap Ichwan dalam sambutannya seusai terpilih, Jumat (5/8/2016). Dia mengajak semua sarjana peternakan Lampung bersatu membangun ISPI setempat. Dia juga berharap pengurus ISPI 2004-2008 tetap mendukung organisasi tersebut. 
 
“Kami mohon Pak Didiek (Didiek Purwanto, Ketua ISPI Lampung 2004-2008) bisa tetap di ISPI Lampung dan membesarkan ISPI,” imbuhnya.
Seperti diketahui, dalam musda tersebut pemilik suara mengusulkan beberapa nama, di antaranya Dessy Desmaniar Romas (Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung), Syahrio Tantalo (dosen Jurusan Peternakan Unila), Gunawan Hadi Prabowo, Ucu Samsuri, dan Aris Susanto. 
 
Ichwan memperoleh 111 suara, Dessy Romas 23, dan Syahrio 10 suara. Dessy dan Syahrio menolak maju ke pemilihan berikutnya dan mendukung Ichwan menjadi ketua terpilih. 
sumber: Lampung Post
post

Materi SEMINAR ISPI Dunia Industri Peternakan: Dulu, Kini dan Esok

Materi 1 :

Materi 2 :

Materi 3 :

Materi 4 :

Materi 5 :